Kelompok Etika Bisnis
Adlan Esa (10211255)
Agung Waskito
(10211363)
Eggy Fachry
(12211335)
Iklan ialah bentuk komunikasi tidak langsung yang didasari
pada informasi tentang keunggulan suatu produk sehingga mengubah pikiran
konsumen untuk melakukan pembelian.
1.Fungsi Iklan
sebagai pemberi informasi dan pembentuk opini
Iklan sebagai pemberi informasi tentang produk yang
ditawarkan di pasar.
Bagi produsen ia tidak hanya sebagai media informasi yang
menjembatani produsen dengan konsumen, tetapi juga bagi konsumen iklan adalah
cara untuk membangun citra atau kepercayaan terhadap dirinya. Iklan sebagai
pembentuk pendapat umum tentang sebuah produk. Iklan sebagai pembentuk pendapat
umum dipakai oleh propagandis sebagai cara untuk mempengaruhi opini publik.
Dalam hal ini, iklan bertujuan untuk menciptakan rasa ingin tahu atau penasaran
untuk memiliki atau membeli produk.
2. Beberapa persoalan
etis periklanan
Dunia periklanan memang merupakan dunia glamour dalam bisnis
modern saat ini, selain sebagai alat promosi kepada konsumen, iklan merupakan
salah satu alat komunikasi interaktif antara konsumen dan produsen. Iklan-iklan
yang ditayangkan secara massal dan intensif kepada masyarakat pada umumnya
tidak mendidik, selain itu periklanan memamerkan suatu suasana hedonis dan
meterialistis yang pada akhirnya menumbuhkan ideologi konsumerisme.
Penayangan suatu iklan pada ruang publik seharusnya
menyandarkan diri pada prinsip utama serta fungsi utama sebuah iklan.Tentunya
kita telah mengetahui bahwa iklan berfungsi sebagai alat informatif dan
persuasif. Iklan yang sesuai dengan etika binis adalah iklan yang
penyampaiannya kepada masyarakat sesuai dengan kebenaran, artinya apa-apa yang
diinformasikan melalui iklan tersebut memang pada kenyataannya adalah benar.
Selain itu, manipulasi dalam periklanan juga merupakan hal
yang cukup merugikan bagi konsumen. Manipulasi disini diartikan sebagai
tindakan yang dilakukan oleh si pengiklan terhadap si konsumen untuk membeli
produk yang dihasilkan.
Fungsi iklan pada akhirnya membentuk citra sebuah produk dan
perusahaan dimata masyarakat. Citra ini terbentuk oleh kesesuain antara
kenyataan sebuah produk yang diiklankan dengan informasi yang disampaikan dalam
iklan. Prinsip etika bisnis yang paling relefan dalam hal ini adalah nilai
kejujuran. Dengan demikian, iklan yang membuat pernyataan salah atau tidak
benar dengan maksud memperdaya konsumen adalah sebuah tipuan.
4. Kebebasan Konsumen
Menurut John F. Kenedy ada beberapa hak dasar konsumen yaitu
:
1.Hak akan keselamatan
2.Hak untuk mendapatkan informasi
3.Hak untuk memilih
4.Hak untuk didengar
5.Hak untuk menikmati lingkungan yang bersih.
Konsumen merupakan stakeholder yang sangat hakiki dalam
bisnis modern. Bisnis tidak mungkin berjalan, kalau tidak ada konsumen yang
menggunakan produk atau jasa yang di buat dan ditawarkan oleh bisnis.
Konsumen harus diperlakukan dengan baik secara moral, tidak
saja merupakan tuntutan etis, melainkan juga syarat mutlak untuk mencapai
keberhasilan dalam bisnis. Etika dalam praktek bisnis sejalan dengan kesuksesan
dalam berbisnis.
Perhatian untuk konsumen:
Hak Atas
Keamanan
Banyak produk mengandung
resiko tertentu untuk konsumen, khususnya resiko untuk kesehatan dan
keselamatan
Hak Atas
Informasi
Konsumen berhak
mengetahui segala informasi yang relevan mengenai produk yang dibelinya, baik
apa sesungguhnya produk itu maupun bagaimana cara memakainya, maupun juga
resiko yang menyertai pemakainnya.
Hak Untuk
Memilih
Dalam ekonomi
pasar bebas di mana kompetisi merupakan unsur hakiki, konsumen berhak untuk
memilih antara pelbagai produk dan jasa yang di tawarkan.
Hak Untuk
Didengarkan
Konsumen adalah
orang yang menggunakan produk atau jasa. Ia berhak bahwa keinginannya tentang
produk atau jasa itu didengarkan dan dipertimbangkan, terutama keluhannya.
Hak Lingkungan
Hidup
Konsumen
memanfaatkan sumber daya alam, sehingga tidak mengakibatkan pencemaran
lingkungan atau merugikan berkelanjutan proses-proses alam.
Sumber :
http://srisulistyawati.blogspot.com/2012/10/bab-10-iklan-dan-dimensi-etisnya.html
http://achielpanglimaperang.blogspot.com/2014/01/iklan-dan-dimensi-etisnya.html
No comments:
Post a Comment