Saturday, December 31, 2011

Keindahan Pulau Tidung

Tulisan Ilmu Budaya Dasar 2
Nama: Eggy Fachry
Npm: 12211335
Kelas: 1 EA 17

Kali ini saya akan bercerita tentang indahnya Pulau Tidung yang berada di Kep. Seribu. Bagi kalian yang memiliki hobi snorkling dan ingin berlibur ke pantai dengan harga yang cukup terjangkau, Pulau Tidung adalah pilihan bagus.

Pulau Tidung terbagi menjadi 2, yaitu Pulau Tidung Kecil dan Pulau Tidung Besar yang dihubungkan dengan sebuah jembatan yang amat panjang dan biasa disebut dengan 'jembatan cinta' . Pulau Tidung Besar adalah tempat para penduduk yang kebanyakan menyediakan home stay untuk tempat menginap para wisatawan dan harganya pun sangat terjangkau. Pulau Tidung Kecil adalah pulau yang tidak berpenghuni atau lebih tepatnya tidak ada penduduk yang tinggal disana. Hanya seorang penjaga pulau saja yang hidup disana. Di Pulau Tidung Kecil masih terdapat hutan-hutan yang masih alami dan memiliki pantai yang sangat indah.

Jika anda lelah berjalan kaki, di sini juga banyak yang menyewakan sepeda untuk berkeliling pulau. Kita juga bisa melakukan snorkling di sekitar pulau. Jika kalian lupa membawa perlengkapan snorkling, tidak perlu takut, karena di sini banyak yang menyewakan alat-alat snorkling. Jika masih belum puas, kalian bisa menyewa perahu kecil untuk pergi ke pulau kecil di dekat Pulau Tidung yang tidak kalah indah.

Biasanya para pemilik home stay juga menyediakan paket untuk wisatawan yang berkisar 300ribu sampai 500ribu rupiah perorang dalam 2 hari 1 malam. Biasanya yang disediakan adalah tiket kapal pulang+pergi, 3-4kali makan, alat snorkling, sepeda untuk berkeliling pulau, guide, perahu untuk menuju pulau kecil terdekat (biasanya Pulau Payung) dan tentu saja tempat menginap.

Berikut adalah foto-foto yang saya ambil saat berwisata ke Pulau Tidung. Sedikit pemberitahuan aja, foto-foto yang ada di bawah ini diambil dengan menggunakan kamera digital dan kamera handphone. Dan sama sekali tidak ada yang saya edit dengan photo editor. Karena saya ingin menampilkan keindahan aslinya tanpa hasil edit.

















Semoga dapat memberi kalian inspirasi untuk berlibur ketempat yang indah dengan harga yag terjangkau.

Puisi Pesta Pantai Kuta

Tulisan Ilmu Budaya Dasar 4
Nama: Eggy Fachry
Npm: 12211335
Kelas: 1 EA 17

Pesta Pantai Kuta
Karya: Eggy Fachry
Hey kawan, kemarilah
Lupakanlah sejenak
Rutinitas yang membosankan
Ini saatnya untuk, bersenang-senang

Longgarkan dasimu, Lepas sepatumu
Hilangkan penatmu, Lupakan sedihmu
Goyangkan kakimu, Juga tanganmu
Dan menarilah bersamaku

Dengarkanlah deru ombak, Yang bergemuruh
Serta suara daun kelapa, Yang tertiup angin laut
Nikmatilah keindahan pantai kuta, di sore hari ini
Dan kami semua menyebutnya, pesta pantai..

Jangan berhenti menari
Saat matahari mulai terbenam
Karena sebenarnya,
Saat itulah pesta kami baru di mulai

Siapkan kakimu, karena kita akan menari sampai pagi
Di hadapan api unggun yang membara
Disaksikan bintang yang menghiasi langit malam ini
Inilah yang kusebut dengan keindahan pantai kuta..

Penderitaan

Tulisan Ilmu Budaya Dasar 5
Nama: Eggy Fachry
Npm: 12211335
Kelas: 1 EA 17


Penderitaan
Karya: Eggy Fachry
Penderitaan itu adalah
Ketika kau dikhianati oleh orang yang kau cintai
Penderitaan itu adalah
Ketika kau kehilangan orang yang kau kasihi
Itulah kata mereka,
yang baru saja putus cinta


Bagaimana dengan kami?
Kami bahkan tidak pernah tau apa itu cinta
Kami bahkan harus bertaruh nyawa
Untuk menyambung nyawa


Penderitaan itu adalah
Rasa sakit yang tidak pernah kau harapkan
Penderitaan itu adalah
Ketika kau merasa diremehkan,
dipandang sebelah mata,
ditinggalkan, dilupakan

Penderitaan itu adalah
Ketika kau melihat orang lain menderita


Bagaimana dengan kami?
Apa kalian menderita melihat kami?


Saat kalian menangis tersedu-sedu
di teras rumah yang mewah
Kami tetap berjuang untuk hidup
sambil mengejar mimpi tanpa keluh kesah

Sedikit Tips Untuk Mengatasi Kegelisahan

Tulisan Ilmu Budaya Dasar 7
Nama: Eggy Fachry
Npm:12211335
Kelas: 1 EA 17

Apakah kalian pernah mengalami kegelisahan? Saya yakin pasti pernah. Lalu, apa yang kalian lakukan untuk mengatasi kegelisahan? Kali ini, saya akan berbagi tips untuk mengatasi kegelisahan. Silahkan disimak:

1. Cobalah mendengarkan musik yang kalian suka dan mampu membuat diri anda tenang. Karena dengan musik, kita bisa menjadi lebih rileks.

2. Lakukan kegiatan-kegiatan yang kalian suka. Misalnya, bermain basket, sepak bola, bermain musik, membaca buku atau jalan-jalan bersama teman. Dengan begini, kalian akan mulai lupa dengan kegelisahan yang kalian alami.

3. Luangkan waktu sejenak untuk bersantai. Saat kita bekerja atau belajar terlalu keras akan membuat kita kelelahan dan terkadang membuat kita menjadi gelisah karna masih ada pekerjaan yang belum terselesaikan sementara deadline sudah semakin dekat dan menuntut kita bekerja dua kali lebih keras. Dengan bersantai, kita akan merasa lebih rileks dan pikiran pun akan menjadi lebih tenang. Bersantai bisa dilakukan dimana saja yang kalian anggap nyaman seperti di teras rumah, pantai, atau pegunungan yang sejuk. Tidak ada salahnya mengajak orang-orang terdekat seperti teman atau keluarga untuk bersantai bersama.

4. Ceritakan apa yang menjadi sebab kegelisahan kalian kepada orang yang kalian percaya. Dengan bercerita tentang masalah yang membuat kalian merasa gelisah, mungkin mereka dapat membantu mencari jalan keluar untuk masalah kalian. Ini biasa kita kenal dengan Curhat (Curahan Hati).

5. Mendekatkan diri kepada tuhan. Saat tidak ada lagi yang dapat menengangkan diri kalian dari kegelisahan, cobalah untuk lebih mendekatkan diri kepada tuhan. Dengan beribadah dan berdo'a mungkin tuhan akan membantu untuk menghilangkan perasaan gelisah tersebut.

Yaah, mungkin cuma segitu saja tips yang bisa saya bagi. Semoga dapat membantu kalian yang sedang merasa gelisah.

Harapan Saya Untuk Tahun 2012

Tulisan Ilmu Budaya Dasar 8
Nama: Eggy Fachry
Npm: 12211335
Kelas: 1 EA 17


Gak terasa yah, uda mau masuk tahun 2012. Yap! Ini adalah hari terakhir di tahun 2011 sekaligus menjadi hari untuk merenung untuk saya. Mengingat kejadian-kejadian yang telah terjadi di tahun 2011. Lalu, setelah mengenang apa-apa saja yang telah terjadi di tahun 2011 ini, saya menginstropeksi diri sendiri dan membuat kesimpulan apa yang kurang dari saya pada tahun 2011. Setelah itu membuat sebuah harapan-harapan atau target yang ingin dicapai pada tahun 2012 nanti. Begitu juga dengan kebanyakan orang.

Harapan saya di tahun 2012 adalah ingin mendekatkan diri kepada tuhan, ingin blog pribadi saya yaitu ga je blog! bertambah pembaca sekaligus penggemarnya dan menjadi lebih baik lagi, saya juga ingin setiap langkah saya mendekatkan diri saya pada cita-cita saya menjadi seorang penulis maupun musisi. Lalu, saya berharap setiap apa yang saya lakukan di tahun 2012 nanti tidak mengecewakan keluarga (terutama orang tua), teman dan siapapun yang saya sayangi tapi akan membuat mereka semua bangga.

Ini adalah harapan saya untuk mencapai masa depan yang lebih baik, lebih baik dan lebih baik lagi. Saya juga akan berusaha keras untuk mewujudkannya.

Oh ya, satu lagi harapan saya. Semoga saya bisa mengerjakan UAS dan Ujian Utama dengan baik dan mendapat hasil yang memuaskan. Serta, tidak ada mata kuliah yang mengulang. Amin.

Well, that's my hopes for 2012. What about you?

Goodbye 2011 and welcome 2012. Happy new year 2012!!

Cita-Cita

Tulisan Ilmu Budaya Dasar 6
Nama: Eggy Fachry
Npm: 12211335
Kelas: 1 EA 17

Setiap orang berhak memiliki cita-citanya masing-masing  bukan? Begitu pula dengan saya. Saat masih kecil dan duduk di bangku sebuah taman kanak-kanak atau biasa disebut dengan TK, guru saya bertanya kepada saya dan teman-teman sekelas jika besar nanti ingin menjadi apa? Jawaban kami pun bermacam-macam  seperti ingin menjadi dokter, polisi, pilot, bos dan beberapa cita-cita yang biasa disebutkan oleh anak kecil. Klasik. Bahkan kami sendiri tidak begitu paham dengan cita-cita yang kami sebutkan. Ini karena guru dan orang tua kami yang selalu memberi contoh itu-itu saja karena tidak mau repot-repot menjelaskan. Terlalu monoton.

Tapi setelah remaja, setiap orang mulai mengerti tentang dunia dan apa yang menarik bagi mereka lalu mengubah cita-cita mereka. Cita-cita yang paling umum bagi remaja adalah menjadi pemain musik, penyanyi, selebritis, pemain sepak bola dan lain-lain.

Begitu pula dengan saya, semenjak remaja saya bercita-cita menjadi seorang musisi internasional dan seorang penulis.

Mengapa menjadi musisi?
Mungkin karena dari umur 5 tahun om dan tante saya (yang saat itu masih remaja) sering memperdengarkan saya lagu-lagu barat seperti Green Day, Offspring, Nirvana, The Cranberries dan lain-lain.

Lalu, mengapa ingin menjadi seorang penulis?
Saya adalah orang yang suka membaca buku. Buku yang biasa saya baca adalah novel. Saya menyukai novel-novel fiktif yang berceritakan tentang petualangan, persahabatan dan cinta.

Semakin dewasa, setiap orang mulai mengubah cita-citanya lagi. Menjadi lebih sederhana, ada yang menganggap cita-cita hanya sebuah hayalannya saja yang tidak akan pernah terwujud bahkan sebagian dari mereka ada  yang tidak memiliki cita-cita sama sekali. Hanya sedikit dari mereka yang masih berani meneruskan dan berusaha mewujudkan cita-cita masa kecil maupun masa remajanya. Begitu pula saya, tetap bersikeras menjadi seorang penulis namun sedikit melupakan untuk menjadi musisi. Hanya sedikit. Cara saya untuk menjadi seorang penulis adalah membuat sebuah blog pribadi yang diisi dengan cerita-cerita yang saya buat.

Mereka yang tidak memiliki cita-cita adalah orang-orang yang pengecut karena hanya untuk bermimpi saja mereka takut.

Mereka yang memiliki cita-cita tapi hanya menjadikannya sebatas mimpi saja adalah orang yang menyedihkan karena di satu sisi mereka ingin sekali mewujudkannya tapi di sisi lain mereka takut untuk mencoba, mereka takut jika harus mengalami kegagalan. Yang bisa mereka lakukan hanyalah duduk termangu sambil melihat orang lain berjuang keras mengejar cita-cita, lalu orang-orang yang menyedihkan ini akan berkata "seandainya saya bisa mewujudkan cita-cita saya" tanpa melakukan apa-apa.

Mereka yang menyederhanakan cita-citanya seperti "ingin mendapat pekerjaan yang menyenangkan", "ingin menjadi kaya", "ingin membuat orang tua bangga", "ingin mendapatkan kekasih yang tampan/cantik" dan sebagainya adalah orang-orang yang telah kehilangan mimpi-mimpi mereka di masa kecil. Mereka lebih mementingkan apa yang akan terjadi sekarang atau mereka ingin memiliki cita-cita yang sedikit lebih nyata. Saat mereka sukses mendapatkan mimpinya, mungkin mereka hanya akan tersenyum kecil.

Tapi, mereka yang berhasil mewujudkan mimpi masa kecil atau masa remajanya akan tersenyum lebar. Usaha dan jerih payah mereka selama ini untuk mewujudkan mimpi mereka tidak sia-sia walau banyak rintangan dan kegagalan yang menghantam berkali-kali. Sesungguhnya, mereka adalah seorang pemenang karena telah berani berjuang dari awal sampai akhir tanpa membelokkan garis finish mereka. Mereka adalah orang-orang pemberani yang tidak takut untuk bermimpi dan mewujudkannya.

Sampai saat ini, saya masih berjuang keras untuk mewujudkan cita-cita saya. Saya ingin berjuang sampai akhir. Saya ingin tersenyum lebar saat berhasil nanti. Dan semoga saya tidak menyerah ditengah jalan dan berubah menjadi orang yang menyedihkan.

Ini Caraku Mengatasi Kegelisahan

Tugas Ilmu Budaya Dasar 7
Nama: Eggy Fachry
Npm:12211335
Kelas: 1 EA 17

Bagaimana cara saya mengatasi kegelisahan?

Jika saya sedang merasa gelisah, biasanya saya akan mendengarkan musik yang mampu menenangkan saya dan melupakan kegelisahan yang saya alami. Jika itu tidak berhasil, saya akan melakukan hal-hal yang saya sukai seperti bermain gitar, bermain video game atau blogging di blog pribadi saya. Tapi, jika itu masih belum berhasil,  saya akan mendekatkan diri kepada tuhan, dengan cara shalat, berdzikir lalu berdo'a.

Definisi Keindahan

Tugas Ilmu Budaya Dasar 4
Nama: Eggy Fahchry
Npm: 12211335
Kelas: 1 EA 17

Jelaskan definisi dari keindahan.

Keindahan adalah suatu hal yang jika dilihat, didengar ataupun dirasakan dapat menimbulkan rasa senang pada mereka yang sedang menikmatinya. Terkadang keindahan juga dapat menimbulkan rasa tenang dalam diri seseorang. Tapi biasanya, keindahan dinikmati secara visual atau dinikmati dengan cara melihatnya.

Perbedaan Hakekat Manusia Sebagai Makhluk Sosial dan Manusia Sebagai Makhluk Ekonomi

Tugas Ilmu Budaya Dasar 2
Nama: Eggy Fachry
Npm: 12211335
Kelas: 1 EA 17

Jelaskan perbedaan mengenai perbedaan hakekat manusia sebagai makhluk sosial dan Manusia sebagai makhluk ekonomi.

Hakekat manusia sebagai makhluk sosial.
Pada dasarnya, manusia tidak bisa hidup sendiri. Setiap manusia pasti memerlukan bantuan orang lain dalam berbagai hal, walau se-mandiri apapun dia. Manusia harus menjalin hubungan baik dengan orang lain dengan cara berkomunikasi, karena dengan berkomunikasi manusia dapat saling memahami satu sama lain.

Hakekat manusia sebagai makhluk ekonomi.
Setiap manusia pasti memiliki kebutuhan/keinginan terhadap materi yang harus dipenuhi. Tapi, semua itu memerlukan usaha maupun pengorbanan untuk mendapatkannya. Pada dasarnya manusia tidak pernah puas, oleh sebab itu manusia akan berusaha mendapatkan apa yang dia inginkan.

Monday, December 26, 2011

Definisi Penderitaan

Nama: Eggy Fachry
Npm: 12211335
Kelas: 1 EA 17
Tugas Ilmu Budaya Dasar 5


Jelaskan definisi penderitaan.


Penderitaan berasal dari kata derita. Sedangakan derita diambil dari bahasa sansekerta yaitu 'dhar' yang berarti menahan atau menanggung. Penderitaan adalah menanggung suatu hal yang tidak menyenangkan bahkan menyakitkan baik itu secara fisik, mental maupun batin.

Definisi Harapan

Nama: Eggy Fachry
Npm: 12211335
Kelas: 1 EA 17
Tugas Ilmu Budaya Dasar 8

Jelaskan definisi  dari Harapan.

Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan berbuah kebaikan di waktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud. Namun ada kalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu. Pada praktiknya, banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi kenyataan dengan cara berdoa dan berusaha.

Beberapa pendapat menyatakan bahwa esensi harapan dengan "berpikir positif" yang merupakan salah satu cara terapi/proses sistematis dalam psikolog untuk menangkal "pikiran negatif" atau "berpikir pesimis".Kalimat lain "harapan palsu" adalah kondisi diamana harapan dianggap tidak memiliki dasar kuat atau berdasarkan khayalan serta kesempatan harapan tersebut menjadi nyata sangatlah kecil.

Referensi:

Strategi Promosi dan Periklanan

Pengertian komunikasi pemasaran
Komunikasi pemasaran, adalah aktifitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi/membujuk, dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan, Tjiptono (2001 : 219).

Pentingnya komunikasi yang efektif
Sebagai makhluk sosial , di dalam kehidupannya sehari – hari , manusia harus melakukan komunikasi dan interaksi dengan orang lain . Dalam komunikasi , manusia membutuhkan orang lain atau suatu kelompok untuk melakukan interaksi . Hal ini merupakan suatu hakekat bahwa sebagian besar pribadi manusia terbentuk dari hasil integrasi sosial dengan sesame kelompok dan masyarakat . Di dalam organisasi atau perusahaan tersebut biasanya selalu terdapat bentuk kepemimpinan yang merupakan masalah penting untuk kelangsungan berjalannya suatu organisasi atau perusahaan , yang terdiri dari pimpinan dan karyawan atau anggota . Di antara kedua belah pihak harus terjalin two way communications atau komunikasi dua arah atau komunikasi timbal balik . Untuk itu , diperlukan kerja sama untuk yang diharapkan untuk mencapai cita – cita , baik cita – cita pribadi atau organisasi / perusahaan , untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan yang diinginkan . Komunikasi dan Interaksi yang terjadi merupakan suatu proses adanya suatu keinginan masing – masing individu untuk memperoleh hasil yang nyata dan dapat memberikan manfaat untuk kelanjutan hidup mereka .

Periklanan

Menurut Kotler (1999):
Segala macam bentuk penyajian dan promosi ide, barang atau jasa non-personal yang dibayar oleh sponsor tertentu.

Menurut Wells (1992):
Periklanan adalan komuinikasi non-personal yang dibayar oleh pihak sponsor yang menggunakan media massa untuk membujuk dan mempengaruhi audience.

Menurut Rhenald Kasali (1992):
Iklan didefinikan sebagi pesan yang... menawarkan suatu produk yang ditujukan untuk masyarakat melalui suatu media. Beda dengan pengumuman biasa, iklan lebih membujuk orang untuk membeli.

Menurut PPPI (Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia):
Periklanan adalah segala bentuk pesan tentang suatu produk yang disampaikan melalui suatu media, dibiayaioleh pemrakarsadan ditujuan untuk sebagian atau seluruh masyarakat.

Menurut Dunn & Barban (1996):
Periklanan adalah komunikasi non-personal melalui beragam media yang dibayar oleh perusahaan,organisasi non-profit dan individu-individu dengan menggunakan pesan iklan yang diharapkan dapat menginformasikan atau membujuk kalangan tertentu yang membaca pesan tersebut.

Menurut Russel & Lane (1990):
Suatu pesan yang dibayar oleh sponsor dan disampaikan melalui beberapa medium komunikasi massa.

Menurut Gilson & Berkman (1980):
Iklan merupakan media komunikasi persuasif yang dirancang untuk menghasilkan respon dan membantu tercapainya objektifitas atau tujuan pemasaran.


Penjualan tatap muka

Penjualan tatap muka adalah kegiatan mempromosikan suatu produk dengan cara mendatangi ke tempat konsumen berada, oleh seorang wiraniaga/salesperson. Dengan adanya kontak langsung antara wiraniaga dan konsumen, maka terjadilah komunikasi dua arah.

Tugas seorang wiraniaga adalah sebagai berikut :
1. memberikan informasi produk kepada konsumen
2. menjelaskan manfaat produk kepada konsumen
3. menjawab pertanyaan/argumentasi dari konsumen
4. mengarahkan konsumen agar terjadi transaksi
5. memberikan pelayanan purna jual

Sifat-sifat penjualan tatap muka adalah sebagai berikut :
1. personal atau adanya kontak langsung dengan konsumen
2. tanggapan langsung atas pertanyaan/reaksi konsumen
3. mempererat hubungan dengan konsumen, apabila sikapnya memuaskan
4. biaya operasionalnya cukup tinggi


Referensi:

Strategi Distribusi

Pengertian
Manajemen saluran atau biasa disebut dengan distribusi adalah kegiatan pemasaran yang berusaha memperlancar serta mempermudah penyampaian produk dan jasa dari produsen kepada konsumen sehingga penggunanya sesuai (jenis, jumlah, harga, tempat dan saat) dengan yang diperlukan.

Tren yang berdampak pada manajemen saluran
Tren yang semakin cepat dalam dunia pemasaran mengharuskan perusahaan untuk mampu bergerak bersama dengan perubahan tersebut sesuai dengan kapasitas yang dimiliki. satu kegiatan yang harus dilakukan adalah mempersiapkan diri untuk mengantisipasi perubahan yang akan terjadi di masa yang akan datang.

Alasan menggunakan perantara
Beberapa alasan perusahaan menggunakan perantara dalam memasarkan produknya, diantaranya:
  • Banyak produsen yang kekurangan financial untuk menjalankan pemasaran langsung
  • Membantu dalam pencarian konsumen
  • Membantu dalam kegiatan promosi
  • Membantu penyediaan informasi

Keuntungan menggunakan perantara

a. mengurangi tugas produsen dalam kegiatan distribusi untuk mencapai konsumen.
b. kegiatan distribusinya cukup baik bilaman perantara sudah mempunyai pengalaman.
c. Perantara dapat membantu menyediakan peralatan dan jasa reparasi yang dibutuhkan untuk beberapa jenis produk tertentu,sehingga produsen tidak perlu menyediakannya.
d. perantara dapat membantu dibidang pengangkutan dengan menyediakan alat transport.
e. perantara dapat membantu menyimpan barang dengan menyediakan fasilitas penyimpanan.
f. perantara dapat membantu di bidang keuangan dengan menyediakan sejumlah dana untuk dipinjamkan
g. keuntungan lain yang dapat diharapkan oleh produsen dari perantara adallah:
- membantu dalam pencarian konsumen
- menbantu dalam kegiatan promosi
- membantu dalam penyedian informasi
- membantu dalam pengepakan dan pembungkusan
- membantu dalam penyotiran

Perantara pedagang
Perantara pedagang besar ini bertabggung jawab terhadap pemilikan semua barang yang dipasarkannya, diantaranya:

1. pedagang besar
adalah sebuah unit usaha yang membeli dan menjual kembali berang-barang kepada pengecer dan pedangang lain dan atau kepada pemakai industri, pemakai lembaga, dan pemakai komersial yang tidak menjual dalm volume yang sama kepada konsumen akhir.

2. Pengecer
adalah sebuah lembaga yang melakukan kegiatan usaha menjual barnag kepada konsumen akhir untuk keperluan pribadi.

Perantara Agen
Perantara agen beda dengan perantara pedagang karena tidak mempunyai hak milik atas semua barang yang ditanganinya. Definisi agen adalah lembaga yang melaksanakan perdagangan dengan menyediakan jasa-jasa atau fungsi khusus yang berhubungan dengan penjualan atau distribusi barang, tetapi mereka tidak mempunyai hak untuk memiliki barang yang diperdagangkan.

Perantara agen digolongkan dalam 2 golongan:
1. Agen penunjang merupakan agen yang mengkhususkan kegiatannya dalam pemindahan barang dan jasa. Mereka terbagi dalam beberapa golongan”
a. agen pengangkutan borongan
b. agen penyimpanan
c. agen pengangkutan khusus
d. agen pembelian dan penjualan

2. Agen pelengkap berfungsi melaksanaakan jasa-jasa tambahan dalam penyaluran barng dengantujuan memperbaiki adanya kekurangan-kekurangan. Jasa-jasa yang dilakukannya antara lain :
- jasa pembimbingan/ konsultasi
- jasa finansial
- jasa informasi
- jasa khusus lainnya

Berdasarkan macam jasa , agen pelengkap dapat digolongkan ke dalam:
a. agen yang membantu di bidang keuangan seperti Bank.
b. agen yang membantu mengambil keputusan. Seperti biro iklan, dan lembaga penelitian
c. agen yang menyediakan informasi. Seperti: televisi, dan surat kabar
d. agen khusus yang tidak termasuk dalam ketiga golongan diatas


Referensi:
Teguh Budiarto, Dasar pemasaran, Gunadarma, Jakarta, 1993.

Strategi Penetapan Harga

Menurut Stanton, (1984) harga adalah Price is value expressed in terms of dollars and cens, or any other monetary medium of exchange. yang kurang lebih memiliki arti harga adalah nilai yang dinyatakan dalam dolar dan sen atau medium moneter lainnya sebagai alat tukar.



Menurut Basu Swastha (1986: 147) Harga diartikan sebagai Jumlah uang (kemungkinan ditambah barang) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayanannya.


Menurut menurut Alex S Nitisemito (1991:55) Harga diartikan sebagai nilai suatu barang atau jasa yang diukur dengan sejumlah uang dimana berdasarkan nilai tersebut seseorang atau perusahaan bersedia melepaskan barang atau jasa yang dimiliki kepada pihak lain.

Proses Penetapan harga
Langkah-langkah yang harus diambil dalam proses penetapan harga adalah sebagai berikut:
1. Menentukan tujuan penetapan harga
2. Estimasi atau perkiraan permintaan dan elastisitas harga
3. Biaya dan hubungannya dengan volume penjualan
4. Menganalisa perilaku pesaing
5. Menentukan strategi harga
6. Menyesuaikan harga akhir

Faktor yang mempengaruhi tingkat harga
Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat harga dibedakan menjadi dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.


Faktor internal, meliputi:
1. Tujuan pemasaran (biaya, penguasaan pasar, dan usaha)
2. Strategi marketing-mix (aspek harga dan non harga)
3. Organisasi (struktur, skala, dan tipe)

Faktor eksternal, meliputi:
1. Elastisitas permintaan dan kondisi persaingan pasar
2. Harga pesaing dan reaksi pesaing terhadap perubahan harga
3. Lingkungan eksternal yang lain, lingkungan mikro (pemasok, penyalur, asosiasi, dan masyarakat) maupun lingkungan makro (pemerintah, cadangan sumber daya, keadaan sosial,

Penentuan harga dasar dan laba yang diharapkan
1. Pendekatan supply dan demand  

2. Pendekatan yang berorientasi pada biaya
3. Pendekatan pasar

Referensi:
Catatan kuliah

Daur Hidup Produk

Daur hidup produk dapat memberikan indikasi tentang perkembangan suatu produk yang dapat diterima oleh konsumen. Ukuran yang menunjukkan perkembangan tersebut adalah tingkat penjualan produk, di samping juga tingkat keuntungan. Daur hidup produk yang dapat dilalui oleh suatu produk secara normal meliputi empat tahap, yaitu tahap perkenalan, tahap pertumbuhan, tahap kedewasaan, dan tahap penurunan.

Atas dasar kondisi pada masing-masing tahap tersebut perusahaan dapat menyusun strategi pemasaran yang sesuai. Perbedaan setiap tahap dalam daur hidup produk itu memerlukan strategi pemasaran yang berbeda pula. Strategi pemasaran yang dikembangkan didasarkan pada variabel bauran pemasaran dengan penekanan khusus pada salah satu variabel tertentu. Pada tahap perkenalan lebih diutamakan promosi, pada tahap pertumbuhan lebih diutamakan distribusi, pada tahap kedewasaan lebih diutamakan harga, dan pada tahap penurunan lebih diutamakan pengurangan biaya.

Menurut Basu Swastha (1984:127-132), daur hidup produk itu di bagi menjadi empat tahap, yaitu :
1. Tahap perkenalan
Pada tahap ini, barang mulai dipasarkan dalam jumlah yang besar walaupun volume penjualannya belum tinggi. Barang yang di jual umumnya barang baru (betul-betul baru) Karena masih berada pada tahap permulaan, biasanya ongkos yang dikeluarkan tinggi terutama biaya periklanan. Promosi yang dilakukan memang harus agfesif dan menitikberatkan pada merek penjual. Di samping itu distribusi barang tersebut masih terbatas dan laba yang diperoleh masih rendah.

2. Tahap pertumbuhan
Dalam tahap pertumbuhan ini, penjualan dan laba akan meningkat dengan cepat. Karena permintaan sudah sangat meningkat dan masyarakat sudah mengenal barang bersangkutan, maka usaha promosi yang dilakukan oleh perusahaan tidak seagresif tahap sebelumnya. Di sini pesaing sudah mulai memasuki pasar sehingga persaingan menjadi lebih ketat. Cara lain yang dapat dilakukan untuk memperluas dan meningkatkan distribusinya adalah dengan menurunkan harga jualnya.

3. Tahap kedewasaan
Pada tahap kedewasaan ini kita dapat melihat bahwa penjualan masih meningkat dan pada tahap berikutnya tetap. Dalam tahap ini, laba produsen maupun laba pengecer mulai turun. Persaingan harga menjadi sangat tajam sehingga perusahaan perlu memperkenalkan produknya dengan model yang baru. Pada tahap kedewasaan ini, usaha periklanan biasanya mulai ditingkatkan lagi untuk menghadapi persaingan.

4. Tahap kemunduran
Hampir semua jenis barang yang dihasilkan oleh perusahaan selalu mengalami kekunoan atau keusangan dan harus di ganti dengan barang yang baru. Dalam tahap ini, barang baru harus sudah dipasarkan untuk menggantikan barang lama yang sudah kuno. Meskipun jumlah pesaing sudah berkurang tetapi pengawasan biaya menjadi sangat penting karena permintaan sudah jauh menurun.Apabila barang yang lama tidak segera ditinggalkan tanpa mengganti dengan barang baru, maka perusahaan hanya dapat beroperasi pada pasar tertentu yang sangat terbatas' Altematif-alternatif yang dapat dilakukan oleh manajemen pada saat penjualan menurun antara lain:

a. Memperbarui barang (dalam arti fungsinya).
b. Meninjau kembali dan memperbaiki progrcm pemasaran serta program produksiny a agar lebih efisien.
c. Menghilangkan ukuran, warna, dan model yang kurang baik.
d. Menghilangkan sebagian jenis barang untuk mencapai laba optimum pada barang yang sudah ada.
e. Meninggalkan sama sekali barang tersebut.



Referensi:

Pengelolaan Produk dan Pengembangan Produk Baru

Pengertian produk bagi konsumen
Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan kepada suatu pasar untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan . Segala sesuatu yang termasuk ke dalamnya adalah barang berwujud, jasa, events, tempat, organisasi, ide atau pun kombinasi antara hal-hal yang baru saja disebutkan.

Konsep tentang barang dan jasa dalam pemasaran
Konsep produk (barang dan jasa) adalah anggapan pemasar bahwa konsumen lebih menghendaki produk-produk yang berkualitas atau berpenampilan baik. Dengan demikian tujuan bisnis perusahaan adalah pengendalian kualitas.

Pendekatan-pendekatan untuk menggolongkan produk
Salah satu strategi untuk menentukan jadwal produksi adalah membuat penggolongan produk. Pada umumnya penggolongan produk dibagi 3, yaitu:

Penggolongan produk di atas mengacu pada tingkat pergerakan tiap produk yang dievaluasi pada kurun waktu tertentu, misalnya setiap 6 bulan sekali. Dengan evaluasi berkala itu maka kita akan tahu produk-produk apa saja yang frekuensi permintaannya tinggi dalam kurun waktu 6 bulan.
Misalnya rata-rata hasil produksi produk X dalam 6 bulan terakhir adalah 2.000 pcs, produk Y 500 pcs dan produk Z 50 pcs. Dari angka tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa produk X (fast), produk Y (medium) dan produk Z (slow).
Setelah penggolongan tersebut, maka langkah selanjutnya adalah mengurutkan ketersediaan stok ketiga produk tersebut di gudang in proses atau gudang finish good. Produk yang menjadi prioritas produksi adalah yang kuantitas stok dibawah buffer stok yang telah ditetapkan.
Namun demikian jika buffer stok produk x, y dan z sama-sama berada di bawah jumlah buffer yang ditetapkan, kita sebaiknya mendahulukan produk x karena produk tersebut termasuk fast moving.

Pengertian produk baru
produk baru merupakan barang dan jasa yang pada dasarnya berbeda dari yang telah dipasarkan sebelumnya oleh perusahaan. Pengembangan produk baru (new product development) adalah proses pencarian gagasan untuk barang dan jasa baru dan mengkonversikannya ke dalam tambahan lini produk  yang berhasil secara komersial.

Produk baru mencakup dari produk baru di dunia (new-to-the-world products) yang menciptakan pasar yang baru, pengembangan minor pada produk, maupun revisi pada produk yang ada (Kotler, 2009). Booz, Allen & Hamilton dalam Kotler (2000) mengidentifikasi bahwa terdapat enam kategori produk baru, yaitu:
(1) produk baru dengan penciptaan pasar yang baru (new to the world products),
(2) produk baru dengan pertama kali memasuki pasar yang sudah ada untuk produk semacam (new product lines),
(3) produk baru hasil modifikasi produk lama (additions to existing product lines),
(4) produk baru untuk menggantikan produk yang ada untuk meningkatkan kinerja dan nilai (improvements and revisions to existing products),
(5) produk yang ada yang ditargetkan untuk pasar baru atau segmen baru (repositionings),
(6) produk baru dengan harga lebih rendah (cost reductions).


Refensi:
http://fabyola-andarina.blogspot.com/2011/11/pengelolaan-produk-dan-pengembangan.html

Sumber gambar:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsO3RXMem3-VYRaNL8mtSFL7A8nnnwaFnDrWFzwdx37wRUkCTQGG84OT2vAwRKJ5va56FHY6fTDKkd238hRQVea31wxNT-bnlDM2cNxmmJbmZtxDdLUkVdLRKyRwUUm8EUZssvWc-kBUA/s1600/njd.jpg

Wednesday, December 21, 2011

Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah proses penngambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

Faktor internal yang relevan terhadap proses pembuatan keputusan pembelian
1. Motivasi
2. Presepsi
3. Pembentukan sikap
4. Integrasi


Faktor yang memperbaiki keputusan beli
1. Kebudayaan
2. Kelas sosial
3. Kelompok referensi kecil
4. Keluarga
5. Pengalaman
6. Kepribadian
7. Sikap dan kepercayaan
8. Konsep diri


Berbagai macam situasi pembelian
1. Perilaku responsi rutin
2. Penyelesaian masalah terbatas
3. penyelesaian masalah ekstensif


Struktur keputusan beli
1. Keputusan tentang jenis produk
2. Keputusan tentang bentuk produk
3. Keputusan Merk
4. Keputusan tentang penjualannya
5.Keputusan tentang jumlah produk


Tahap-tahap dalam proses pembelian
Sebelum dan sesudah melakukan pembelian, seorang konsumen akan melakukan sejumlah proses yang mendasari pengambilan keputusan, yaitu:
1. Pengenalan masalah. Konsumen akan membeli suatu produk sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapinya. Tanpa adanya pengenalan masalah yang muncul, konsumen tidak dapat menentukan produk yang akan dibeli.
2. Pencarian informasi. Setelah memahami masalah yang ada, konsumen akan termotivasi untuk mencari informasi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada melalui pencarian informasi. Proses pencarian informasi dapat berasal dari dalam memori (internal) dan pengalaman orang lain (eksternal).
3. Mengevaluasi alternatif. Setelah konsumen mendapat berbagai macam informasi, konsumen akan mengevaluasi alternatif yang ada untuk mengatasi permasalahan yang dihadapinya.
4. Keputusan pembelian. Setelah konsumen mengevaluasi beberapa alternatif strategis yang ada, konsumen akan membuat keputusan pembelian. Terkadang waktu yang dibutuhkan antara membuat keputusan pembelian dengan menciptakan pembelian yang aktual tidak sama dikarenakan adanya hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan.
5. Evaluasi pasca pembelian. Merupakan proses evaluasi yang dilakukan konsumen tidak hanya berakhir pada tahap pembuatan keputusan pembelian. Seetelah membeli produk tersebut, konsumen akan melakukan apakah produk tersebut sesuai dengan harapannya. Dalam hal ini, terjadi kepuasan dan ketidakpuasan konsumen. Konsumen akan puas jika produk tersebut sesuai dengan harapannya dan selanjutnya akan meningkatkan permintaan akan merek produk tersebut di masa depan. Sebaliknya, konsumen akan merasa tidak puas  jika produk tersebut tidak sesuai dengan harapannya dan hal ini akan menurunkan permintaan konsumen di masa depan.


Proses keputusan beli industrial
1. Keputusan yang kompleks
2. Pembelian formal
3. Membangun hubungan jangka panjang
4. Adanya aspek intra organisasi, inter organisasi dan hubungan internasional


Pendekatan dalam pembelian industrial
1. Tingkat wewenang bagian pembelian
2. Struktur wewenang
3. Kebijakan pembelian
4. Kriteria pembelian


referensi:

Segmentasi, Penentuan Sasaran Pasar dan Pemosisian

Pride & Ferrel (1995)
Mendefinisikan segmentasi pasar sebagai suatu proses pembagian pasar keseluruhan menjadi kelompok-kelompok pasar yang terdiri dari orang-orang yang secara relatif memiliki kebutuhan produk yang serupa.

Kotler, Bowen dan Makens (2002, p.254)
Pasar terdiri dari pembeli dan pembeli berbeda-beda dalam berbagai hal yang bisa membeli dalam keinginan, sumber daya, lokasi, sikap pembeli dan kebiasaan membeli. Karena masing-masing memiliki kebutuhan dan keinginanyang unik, masing-masing pembeli merupakan pasar potensial tersendiri. Oleh sebab itu penjual idealnya mendesain program pemasarannya tersendiri bagi masing-masing pembeli. Segmentasi yang lengkap membutuhkan biaya yang tinggi dan kebanyakan pelanggan tidak dapat membeli produk yang benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk itu, perusahaan mencari kelas-kelas pembeli yang lebih besar dengan kebutuhan produk atau tanggapan pembeli yang berbeda-beda. Segmen pasar terdiri dari kelompok pelanggan yang memiliki seperangkati keinginan yang sama (Kotler, 2005, p.307)


Kriteria segmentasi
1. Dapat diukur (measurable)
2. Dapat diakses oleh saluran distribusi
3. Memberikan respon yang berbeda terhadap marketing mix
4. Bersifat stabil (tidak terlalu cepat berubah)
5. Memiliki ukuran yang cukup besar supaya menguntungkan


Persyaratan untukmelakukan segmentasi pasar yang efektif
1. Measurability, yaitu ciri-ciri atau sifat-sifat tertentu pembeli harus dapat diukur atau dapat didekati.
2. Accessibility, yaitu suatu keadaan dimana perusahaan dapat secara efektif memusatkan (mengarahkan) usaha pemasarannya pada segmen yang telah dipilih.
3. Substantiability, yaitu segmen pasar harus cukup besar atau cukup menguntungkan untuk dapat dipertimbangkan program-program pemasarannya.


Penentuan sasaran pasar atau market targeting
Adalah proses mengevaluasi setiap daya tarik segmen kemudian memilih satu atau lebih kerakteristik untuk dilayani. Dalam proses ini perusahaan mempertimbangkan apakah akan memilih segmen massal, beberapa segmen, segmen kecil dan segmen sangat kecil. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih segmen yaitu sember daya perusahaan, variasip produk perusahaan prodoct life cycle stage, variasi pasar dan strategi pesai.

Pemosisian
Tujuan pemosisian yang bisa dipilih oleh perusahaan, yaitu memperkuat dan memperluas posisi perusahaan yang sekarang, membuat posisi baru yang belum dibuat oleh perusahaan lain, melakukan reposisi dalam persaingan dan menciptakan eksklusifitas.

referensi: