Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah proses penngambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang.
Faktor internal yang relevan terhadap proses pembuatan keputusan pembelian
1. Motivasi
2. Presepsi
3. Pembentukan sikap
4. Integrasi
Faktor yang memperbaiki keputusan beli
1. Kebudayaan
2. Kelas sosial
3. Kelompok referensi kecil
4. Keluarga
5. Pengalaman
6. Kepribadian
7. Sikap dan kepercayaan
8. Konsep diri
Berbagai macam situasi pembelian
1. Perilaku responsi rutin
2. Penyelesaian masalah terbatas
3. penyelesaian masalah ekstensif
Struktur keputusan beli
1. Keputusan tentang jenis produk
2. Keputusan tentang bentuk produk
3. Keputusan Merk
4. Keputusan tentang penjualannya
5.Keputusan tentang jumlah produk
Tahap-tahap dalam proses pembelian
Sebelum dan sesudah melakukan pembelian, seorang konsumen akan melakukan sejumlah proses yang mendasari pengambilan keputusan, yaitu:
1. Pengenalan masalah. Konsumen akan membeli suatu produk sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapinya. Tanpa adanya pengenalan masalah yang muncul, konsumen tidak dapat menentukan produk yang akan dibeli.
2. Pencarian informasi. Setelah memahami masalah yang ada, konsumen akan termotivasi untuk mencari informasi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada melalui pencarian informasi. Proses pencarian informasi dapat berasal dari dalam memori (internal) dan pengalaman orang lain (eksternal).
3. Mengevaluasi alternatif. Setelah konsumen mendapat berbagai macam informasi, konsumen akan mengevaluasi alternatif yang ada untuk mengatasi permasalahan yang dihadapinya.
4. Keputusan pembelian. Setelah konsumen mengevaluasi beberapa alternatif strategis yang ada, konsumen akan membuat keputusan pembelian. Terkadang waktu yang dibutuhkan antara membuat keputusan pembelian dengan menciptakan pembelian yang aktual tidak sama dikarenakan adanya hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan.
5. Evaluasi pasca pembelian. Merupakan proses evaluasi yang dilakukan konsumen tidak hanya berakhir pada tahap pembuatan keputusan pembelian. Seetelah membeli produk tersebut, konsumen akan melakukan apakah produk tersebut sesuai dengan harapannya. Dalam hal ini, terjadi kepuasan dan ketidakpuasan konsumen. Konsumen akan puas jika produk tersebut sesuai dengan harapannya dan selanjutnya akan meningkatkan permintaan akan merek produk tersebut di masa depan. Sebaliknya, konsumen akan merasa tidak puas jika produk tersebut tidak sesuai dengan harapannya dan hal ini akan menurunkan permintaan konsumen di masa depan.
Proses keputusan beli industrial
1. Keputusan yang kompleks
2. Pembelian formal
3. Membangun hubungan jangka panjang
4. Adanya aspek intra organisasi, inter organisasi dan hubungan internasional
Pendekatan dalam pembelian industrial
1. Tingkat wewenang bagian pembelian
2. Struktur wewenang
3. Kebijakan pembelian
4. Kriteria pembelian
Proses keputusan beli industrial
1. Keputusan yang kompleks
2. Pembelian formal
3. Membangun hubungan jangka panjang
4. Adanya aspek intra organisasi, inter organisasi dan hubungan internasional
Pendekatan dalam pembelian industrial
1. Tingkat wewenang bagian pembelian
2. Struktur wewenang
3. Kebijakan pembelian
4. Kriteria pembelian
referensi:
No comments:
Post a Comment